Anda mungkin sering mendengar istilah penyakit hernia yang biasanya lebih dikenal oleh masyarakat dengan nama penyakit turun berok. Lalu apa sih sebetulnya penyakit hernia, penyebab hernia, cara mengobati hernia, dan cara mencegah hernia? Yuk simak ulasannya berikut ini …

Pengertian Hernia


Penyakit Hernia adalah penyakit yang terjadi saat ada organ atau lemak dalam tubuh menekan, meremas, dan mencuat melalui titik lemah dalam otot sekitarnya atau jaringan ikat. Dalam kondisi normal, otot kita harusnya cukup kuat menahan organ-organ tubuh sehingga tetap berada di tempatnya masing-masing. Adanya pelemahan pada otot ini yang kemudian menyebabkan hernia.

Jenis-Jenis Hernia


Penyakit hernia biasanya muncul di daerah perut / abdomen, dan berdasarkan letak kemunculannya, penyakit ini dibedakan dalam beberapa jenis. Berikut ini adalah jenis hernia yang paling umum terjadi adalah hernia ingunialis (pangkal paha bagian dalam), hernia insisi (akibat ada sayatan), hernia femoralis (pangkal paha bagian luar), hernia hiatus (perut bagian atas), dan hernia umbilicus (pusar)

Hernia Ingunialis
Hernia ingunialis terjadi saat ada jaringan lemak atau sebagian usus yang menjulur dari abdomen bawah dan mencuat ke selangkangan.

Hernia ingunialis adalah jenis penyakit hernia yang paling umum terjadi. Menurut penelitian, 96% dari penyakit hernia yang mencuat ke selangkangan adalah hernia ingunialis. Penyakit ini pada umumnya terjadi pada pria.

Hernia Insisi
Hernia insisi terjadi bila seseorang pernah mengalami operasi di perut dimana ada bagian usus yang mendorong melalui dinding perut di lokasi operasi perut tsb. Tipe ini paling umum terjadi pada orang tua atau yang memiliki kelebihan berat badan yang tidak aktif setelah operasi perut.

Hernia Femoralis
Hernia femoralis terjadi ketika ada bagian usus yang memasuki celah dengan membawa arteri femoral ke paha atas. Pada umumnya, penyakit ini terjadi pada wanita terutama bagia mereka yang sedang hamil atau mengalami obesitas / kelebihan berat badan. 
Baca juga: 7 Tanda-Tanda Kehamilan Bahaya Yang Perlu Diketahui

Hernia Hiatus
Penyakit ini terjadi saat ada bagian perut yang masuk celah diafraghma (sekat antara rongga perut dan dada) dan mencuat ke rongga dada.

Hernia Umbilikus
penyebab hernia, gejala hernia, tanda-tanda hernia, cara mengobati hernia, cara mencegah hernia
Hernia Umbilikus (photo credit: commons.wikimedia.org)

Hernia umbilikus (pusar) terjadi saat ada jaringan lemak atau sebagian usus menjulur keluar melewati dinding perut dekat pusar. Hernia umbilicus umumnya terjadi pada bayi baru lahir namun dapat pula terjadi pada wanita obesitas yang telah memiliki banyak anak.

Apa Penyebab Hernia?


Semua penyakit hernia disebabkan oleh kombinasi dari tekanan dan pembukaan atau kelemahan otot / fasia atau dengan kata lain penyebab hernia adalah tekanan yang mendorong suatu organ atau jaringan melalui pembukaan atau titik lemah. Kadang-kadang kelemahan otot ini muncul saat lahir namun yang lebih sering terjadi di kemudian hari.

Jadi penyebab hernia pada umumnya adalah sebagai berikut:

1. Apa pun yang menyebabkan peningkatan tekanan dalam perut dapat menyebabkan hernia, termasuk:
  • Mengangkat benda berat tanpa menstabilkan otot-otot perut
  • Diare atau sembelit 
  • Batuk terus-menerus atau bersin
2. Apapun yang melemahkan otot seperti obesitas, gizi buruk, dan merokok.

Bagaimana Cara Mengetahui Kita Telah Menderita Hernia?


Ada 2 cara mengetahui bahwa kita mungkin menderita penyakit hernia. Yang pertama adalah dengan mengenali gejala / tanda-tanda hernia, dan yang kedua adalah melalukan pemeriksaan pada dokter.

Gejala / Tanda-Tanda Hernia


Untuk hernia inguinalis, femoralis, umbilikus, dan insisi, tanda-tanda / gejala hernia dapat mencakup:
  • Terjadi pembengkakan yang jelas di bawah kulit perut atau selangkangan; bengkak tsb mungkin hilang atau berkurang ketika Anda berbaring.
  • Perasaan berat di perut yang kadang-kadang disertai dengan sembelit atau darah dalam tinja. 
  • Ketidaknyamanan di perut atau selangkangan saat mengangkat atau membungkuk.
Selain itu gejala hernia hiatus dapat mencakup rasa mulas dan sakit perut bagian atas.

Kapan Harus Memeriksakan Diri Ke Dokter?


Berdasarkan tanda-tanda hernia yang muncul dan dari gejala hernia tsb Anda menduga bahwa Anda memiliki penyakit hernia.

Jika tanda-tanda hernia yang muncul tidak hilang dalam beberapa waktu, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan perawatan medis dengan segera. Pembiaran penyakit ini dapat menyebabkan terjepitnya sebuah organ.

Bila Anda mengetahui bahwa Anda memiliki hernia dan Anda mengalami sakit, mual dan muntah, atau tidak dapat buang air besar atau buang angin. Saat Anda memiliki hernia terjepit atau obstruksi maka carilah perawatan medis segera.

Pemeriksaan Hernia / Cara Diagnosa Penyakit Hernia


Saat Anda memeriksakan diri ke dokter akan gejala / tanda-tanda hernia yang terjadi, biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan fisik terlebih dahulu. Hernia akan terlihat saat Anda berdiri tegak dan dapat dirasakan dengan meletakan tangan Anda di atasnya. Pada hernia femoralis biasanya perlu dilakukan pemeriksaan USG (Ultra Sono Grafi) dan sinar X pada perut untuk memeriksa apakan terjadi kerusakan / obstruksi usus.

Cara Pengobatan Hernia


Bila seseorang dinyatakan positif menderita hernia maka akan diberikan terapi kecuali hernia umbilikus pada bayi yang dapat sembuh sendiri dalam waktu 4 tahun. Sementara untuk pengobatan hernia lainnya dapat dilakukan dengan cara terapi seperti operasi. Namun tak semua penyakit hernia memerlukan operasi sebagai tindakan penangananya, hernia hiatus yang kadang-kadang dapat ditangani dengan obat-obatan. Biasanya penyakit hernia di daerah selangkangan yaitu hernia femoralis dan ingunialis yang lebih memerlukan operasi dibandingkan hernia yang terjadi di daerah perut. 

Namun yang perlu Anda ketahui adalah, setelah proses operasi, mungkin saja hernia Anda sudah sembuh namun penyakit ini dapat saja terjadi kembali. Jadi lakukan pencegahan dengan menghindari semua penyebab hernia di atas.
Selain operasi, banyak orang yang memilih jalur pengobatan alternatif seperti menggunakan ramuan herbal dan celana hernia.


Cara Mencegah Hernia


Untuk mencegah hernia atau mencegah munculnya kembali hernia atau mencegah hernia semakin memburuk, maka praktek gaya hidup berikut ini dapat membantu Anda:
  • Menurunkan berat badan jika kelebihan berat badan. (Baca: 7 Tips Tetap Ramping dan Langsing Setelah Lebaran)
  • Makan makanan tinggi serat dengan banyak biji-bijian, buah-buahan dan sayuran untuk mencegah sembelit dan mengejan saat buang air besar. 
  • Minum banyak air. 
  • Hindari mengangkat benda-benda berat, bila tidak dapat dihindari, pelajari cara yang benar untuk mengangkat benda berat tsb. 
  • Berhenti merokok. Merokok dapat menyebabkan batuk dan  membuat hernia lebih buruk. 
  • Kontrol alergi untuk menghindari terjadinya bersin yang lebih parah. 
  • Lakukan olahraga untuk memperkuat otot-otot perut.
Itulah beberapa informasi seputar penyakit hernia seperti pengertian hernia, jenis-jenis hernia, gejala hernia, tanda-tanda hernia, cara mengobati hernia, dan cara mencegah hernia. Semoga informasi di atas bermanfaat ...
 
Top