Saat-saat menstruasi adalah saat-saat khusus bagi seorang wanita yang biasanya diawali dengan tanda menjelang menstruasi yang mungkin sangat mengganggu baik dari segi fisik maupun psikis.

Sampai saat ini memang belum ada metoda ilmiah yang dapat menentukan kapan waktu tepat haid akan datang. Namun sebetulnya tamu bulanan tsb dapat diperkirakan dari tanda menjelang menstruasi / gejala PMS yang Anda alami. 
cara mengatasi tanda menjelang menstruasi yang mengganggu


Apakah Itu PMS?


Tanda menjelang menstruasi dalam dunia kesehatan lebih dikenal dengan istilah PMS (Pre Menstrual Syndrome) yaitu sekumpulan gejala yang datang sebelum masa menstruasi.

Tanda menjelang menstruasi / PMS ini biasanya terjadi 1-2 minggu sebelum mulai periode haid. Tanda-tanda tsb biasanya akan hilang dengan sendirinya saat haid datang. PMS sendiri dapat terjadi pada siapa saja dan pada umur berapa saja. Untuk sebagian wanita, PMS mungkin hanya mengganggu saja namun pada sebagian yang lain, PMS tsb dapat terjadi parah sehingga Anda tak mampu beraktivitas sama sekali.

PMS / tanda menjelang menstruasi ini akan hilang saat Anda tidak mengalami fase haid lagi yaitu saat Anda hamil atau menopause.

Apa Yang Menyebabkan PMS?


Penyebab terjadinya PMS / tanda menjelang menstruasi masih belum diketahui dengan jelas karena berkaitan dengan beberapa faktor seperti perubahan hormon, perubahan kimia di otak, gangguan emosi dan stres.

Selain faktor penyebab PMS di atas, berikut ini beberapa hal lain yang menyebabkan tanda menjelang menstruasi tsb timbul, yaitu:
  • Kekurangan vitamin dan mineral.
  • Terlalu banyak mengkonsumsi makanan asin sehingga menyebabkan tubuh menyimpan cairan. 
  • Minum alcohol atau kafein yang dapat mempengaruhi mood dan tingkat energy pada tubuh.

Tanda Menjelang Menstruasi / Gejala PMS Yang Perlu Diketahui


Berikut ini adalah beberapa tanda PMS / kedatangan haid yang dapat Anda perhatikan pada tubuh Anda:

1. Perubahan Pada Bagian Tubuh
Perubahan hormon yang terjadi akan memberikan beberapa perubahan pada bagian tubuh yang dapat kita lihat sebagai tanda menjelang menstruasi seperti munculnya jerawat, pembengkakan dan mengerasnya payudara, pembengkakan pada tangan dan kaki, serta rasa pegal yang muncul di area punggung, panggul, dan paha. Anda pun akan merasa lelah, sakit kepala atau sakit punggung.

2. Perubahan Emosi yang Ekstrem
Perubahan hormon yang terjadi, selain membuat perubahan pada bagian tubuh, juga membuat perubahan pada emosi. Anda akan merasa bad mood, lebih cengeng, dan lebih sensitif dalam menyikapi sesuatu adalah tanda menjelang menstruasi yang dapat Anda rasakan. Bahkan parahnya lagi, mungkin Anda akan kesulitan berkonsentrasi atau sulit mengingat saat mendekati haid. Anda mungkin dapat merasa cemas atau mengalami depresi.

Anda mungkin akan mengalami kesulitan tidur juga menjelang masa haid.

3. Masalah Perut
Ada beberapa masalah perut yang dapat dijadikan tanda menjelang menstruasi seperti kram, mual, kembung, diare atau sembelit. Anda pun biasanya memiliki keinginan untuk mengkonsumsi makanan tertentu seperti orang ngidam. Ada juga yang mengalami perubahan nafsu makan.

Itulah 3 gejala PMS yang mungkin Anda alami. Tanda tsb mungkin berbeda untuk tiap wanita. Selain gejala di atas, tanda menjelang menstruasi yang dapat Anda alami adalah adalah keluarnya cairan berwarna putih dari organ kewanitaan atau dikenal sebagai keputihan. Sejalan dengan waktu, cairan keputihan tsb akan berubah kecoklatan karena bercampur dengan darah.

Bagaimana Cara Mengatasi PMS Yang Mengganggu?


Banyak cara yang dapat digunakan untuk mengatasi PMS atau tanda menjelang menstruasi yang terasa mengganggu. Namun tidak semua cara tsb akan bekerja efektif untuk setiap wanita. Anda mungkin harus mencoba cara menangani PMS yang paling efektif untuk Anda.

Berikut ini adalah bebera cara mengatasi PMS yang dapat Anda coba untuk meredakan tanda menjelang menstruasi:

1. Perubahan Gaya Hidup
Perubahan gaya hidup berikut ini dapat Anda coba untuk mengatasi PMS / tanda menjelang menstruasi yang mengganggu aktivitas Anda:
  • Olahraga teratur setiap minggu.
  • Makan makanan sehat seperti buah-buahan, sayur mayor, dan gandum. 
  • Hindari garam, makanan manis, kafein, dan alcohol terutama saat gejala PMS muncul. 
  • Cobalah untuk tidur yang cukup, setidaknya 8 jam setiap hari. 
  • Tangani setiap stress yang muncul dengan baik misalnya curhat kepada teman, olahraga, atau menulis. Beberapa wanita dapat menangani stress dengan bantuan yoga, pijatan, atau terapi relaksasi. 
  • Berhenti merokok.

2. Pengobatan
Banyak obat-obatan yang dijual bebas dapat digunakan untuk mengobati gejala PMS atau meredakan tanda menjelang menstruasi yang mengganggu seperti kram perut, sakit kepala, atau sakit punggung. Obat-obatan tsb seperti ibuprofen, ketoprofen, naproxen, dan aspirin untuk meredakan rasa nyeri yang muncul.

Namun bila gejala PMS / tanda menjelang menstruasi tsb terjadi parah, sebaiknya Anda konsultasikan dulu ke dokter untuk mendapatkan obat yang tepat. Beberapa obat yang diresepkan dokter meliputi obat KB.

3. Menggunakan Suplemen
Beberapa vitamin dan mineral diketahui dapat digunakan untuk mengatasi gejala PMS / tanda menjelang menstruasi seperti asam folat (400mcg), kalsium dengan vitamin D (kadar kalsium harian: 1300mg untuk umur 9-18 thn, 1000mg untuk umur 19-50 thn, dan 1200mg untuk umur di atas 51 thn), magnesium (400mg), vitamin B6 (50-100mg), vitamin E (400 IU).

Itulah beberapa tanda menjelang menstruasi dan cara mengatasi PMS yang perlu Anda ketahui. Semoga bermanfaat …
Sumber Referensi:
http://www.womenshealth.gov/publications/our-publications/fact-sheet/premenstrual-syndrome.html
image credit: implantationspotting.net
 
Top